LEARN / BLOG

Memperkenalkan, Clean Air Club by Nafas


WRITTEN BY

Nafas Indonesia

PUBLISHED

17/12/2025

LANGUAGE

EN / ID

English / Indonesia


Sebuah Standar Baru untuk Wellness

Jakarta adalah rumah bagi begitu banyak ruang untuk bergerak, berlatih, dan memulihkan diri, namun hanya sedikit yang benar-benar memikirkan ulang makna wellness dari dasar.

Memperkenalkan Clean Air Club by Nafas, sebuah kolektif gym, studio, dan ruang wellness di mana udara sehat dijamin, dipantau, dan disaring.

Mulai dari studio yoga, cycling studio, pusat functional training, studio pilates, hingga berbagai ruang wellness yang melampaui sekadar kebugaran.

Mereka telah berinvestasi pada peralatan terbaik, instruktur ahli, dan lingkungan yang dirancang dengan indah.
Kini, mereka melangkah lebih jauh dengan memastikan udara yang Anda hirup saat bergerak sama sehatnya dengan gaya hidup yang sedang Anda bangun.

Karena kesehatan bukan hanya tentang apa yang Anda lakukan, tetapi juga tentang apa yang mengelilingi Anda.

Mengapa Udara Lebih Penting dari yang Anda Bayangkan

Saat berolahraga, laju pernapasan Anda dapat meningkat 10–20 kali dibandingkan saat istirahat. Artinya, paru-paru menarik jauh lebih banyak udara, dan jika udara itu mengandung polusi, tubuh menyerapnya lebih cepat dan lebih dalam.

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa paparan partikel halus selama olahraga dapat berdampak pada tubuh:

  • Ketika PM2.5 rendah, olahraga menguatkan jantung.

  • Ketika polusi tinggi, olahraga intens meningkatkan beban dan menurunkan performa.

Saat Anda berlatih di Udara Baik, tubuh tidak lagi melawan stres tak terlihat itu.
Anda hanya bergerak sesuai kapasitas alami Anda, lebih efisien dan lebih hadir sepenuhnya.

Udara Baik, Performa Sehat

Setiap ruang Clean Air Club dijalankan oleh Clean Air Zone by Nafas, sebuah sistem yang secara terus-menerus menjaga kualitas Udara Baik dengan mengurangi polusi partikel halus (PM₂.₅) ke level yang selaras dengan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia, sering kali berada di kisaran 1–5 µg/m³, dibandingkan udara luar Jakarta yang bisa melampaui 70 µg/m³.

Itu bukan sekadar angka, itu mengubah cara tubuh Anda merasakan gerakan.

“Seperti yang kami alami, udara di sini jauh lebih sehat untuk dihirup oleh para member kami. Kami sangat puas dengan Clean Air Zone.”
Fiola Ramadhani, Marketing Communications Davuuu Gym

Studio yang Melampaui Batas Kebugaran

Yang membedakan studio-studio ini bukan hanya desain atau kualitas pelatihan,
tetapi filosofi bahwa wellness harus holistik.

Setiap mitra Clean Air Club memilih untuk mendefinisikan ulang arti ruang yang sehat, bukan hanya untuk performa, tetapi untuk kesehatan jangka panjang.

Mereka bermitra dengan Nafas untuk memantau dan menjaga Udara Baik—memastikan setiap napas mendukung kesehatan member mereka, secara tenang, konsisten, dan berkelanjutan.

Inilah ruang-ruang di mana udara baik bertemu energi baik.

Kenali Clean Air Club

Jaringan Clean Air Club terus berkembang, sebuah kolektif pemimpin wellness yang berbagi keyakinan yang sama:
Bahwa kesehatan sejati berasal dari merawat setiap lapisan pengalaman, bahkan yang tidak terlihat.

The Clean Air Club:

Ini adalah tempat-tempat di mana Anda bisa bergerak bebas, bernafas sepenuhnya, dan yakin bahwa setiap tarikan nafas bekerja untuk Anda.

Lebih banyak kolaborasi akan segera hadir. Kami akan segera membagikannya. Nantikan!

Sebuah Gerakan Menuju Wellness Modern

Ini lebih dari sekadar jaringan studio, ini adalah keyakinan bersama.
Keyakinan bahwa wellness bukan hanya rutinitas, tetapi sebuah lingkungan.

Clean Air Club mewakili standar baru dalam perawatan, di mana peralatan, instruksi, dan desain ruang berpadu dengan sains, mindfulness, dan teknologi.

Dan ketika Anda memasuki sebuah studio yang menjadi bagian dari jaringan ini,
Anda akan tahu: Anda sedang berlatih, pulih, dan bernapas dalam Udara Baik.

Bergerak dengan Udara Baik. Pulih dengan Udara Baik. Hidup dengan Udara Baik.
Temukan ruang Clean Air Club terdekat Anda.

References : 

  1. World Health Organization (2023). Air Pollution and Health.

  2. Harvard T.H. Chan School of Public Health (2022). Short-Term Air Pollution Exposure and Physiologic Stress.

  3. European Journal of Preventive Cardiology (2023). Ambient Air Pollution and Exercise Tolerance.

  4. https://academic.oup.com/eurheartj/article/42/25/2487/6189959?login=false